Langkah-Langkah Pemrograman dengan Python 3.2


Langkah-Langkah  Pemrograman dengan Python 3.2
By Okky Rizki Rohayat

Materi Singkat
Sebelum anda membuat sebuah program, anda harus membuat langkah-langkah pemrograman terlebih dahulu. Hal ini penting karena di sinilah anda akan menuangkan algoritma-algoritma dari suatu penyelesaian masalah.
Namun, sering saya lihat bahwa teman-teman terkadang menganggap langkah-langkah pemrograman ini tidak penting. Sehingga tidak sedikit yang langsung menuju langkah terakhir ketika menyelesaikan masalah. Padahal, langkah-langkah ini akan membuat jelas tentang tujuan akhir dari sebuah program, perumusan apa saja yang akan digunakan, serta bagaiman cara berpikir mesin komputer dalam menyelesaikan problem yang akan kita selesaikan.
Langkah-langkah Pemrograman ada 5 macam:

  1. Merumuskan “Problem Statement”
  2. Rumus Matematika yang akan digunakan.
  3. Pola pikir (Algoritma)
  4. Membuat Flowchart
  5. Membuat code pemrograman dari algoritma yang telah kita buat.

Cara menyusun Langkah-langkah Pemrograman.
1.      Merumuskan “Problem Statement”
Problem Statement adalah sebuah kalimat yang mendeskripsikan masalah yang akan kita selesaikan.
Bedakan antara problem statement dengan definisi masalah. Problem statement hanya sebuah kalimat yang dibuat sesederhana mungkin namun mewakili apa yang akan kita selesaikan. Sementara dalam definisi masalah, masalah didefinisikan dalam 3 komponen : masalah, input, dan output.
Contoh: Menghitung nilai akhir siswa, Menghitung nilai sinus dari suatu sudut, dll.
2.      Rumus Matematika (Mathematic equation)
Tuliskan semua rumus matematika yang akan digunakan dalam penyelesaian suatu masalah.
3.      Pola Pikir (Algoritma)
Pada dasarnya Algoritma adalah bagaimana anda membahasakan sebuah mesin computer. Algoritma atau algoritme merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Booleandan perbandingan) sampai tugasnya selesai.
4.      Flowchart
Adalah diagaram alir dari sebuah pola pikir yang menggunakan lambang-lambang tertentu.
5.      Code Program
Pelajari SoftBook A Byte of Python tentang penggunaan bahasa pemrograman Python.
Contoh Problem:
Buat program untuk menghitung Nilai Akhir Siswa sebagai berikut :
Data Masukan adalah :  namasiswa, Quiz, UTS, UAS
Jika nama  = ‘x’  artinya  proses  berakhir
Perhitungan Nilai Akhir (NA) = (Quiz + UTS + UAS) / 3
Kriteria Keterangan sebagai berikut :
    NA<55 span="span" style="mso-tab-count: 2;">                   :   “Tidak Lulus”
    55 <=  NA<   60               :   “D”
    60 <=  NA<   70               :   “C”
    70 <=  NA<   80               :   “B”
    NA    >=    80        :   “A”
Saat  proses berakhir  print  jumlah siswa
Hasil eksekusi  program sbb  :
PROGRAM  KELULUSAN  SISWA
NamaSiswa=  Ali
Nilai quiz=  40
Nilai UTS=  50
Nilai UAS      =  60
Ali        50       Tidak Lulus
NamaSiswa=  Badu
Nilai quiz       =  60
Nilai UTS       =  60
Nilai UAS      =  60
Badu        60       C
NamaSiswa=  Cecep
Nilai quiz       =  80
Nilai UTS       =  80
Nilai UAS       =  80
Cecep        80       A
Nama Siswa =  x
JumlahSiswa  =  3

Penyelesaian:
1.     Problem Statement
“Menghitung Nilai Akhir Siswa”
It is just a statement no more.
2.     Rumus Matematika
Perhitungan Nilai Akhir (NA) = (Quiz + UTS + UAS) / 3
3.     Pola Pikir
1.      Print Judul
2.      Misalkan
Total Nilai A=0
Total nilai B= 0
Total nilai C= 0
Total nilai D= 0
Total Tidak lulus= 0
3.      Nyatakan bahwa kondisi = y
4.      Ketika kondisi sama dengan y
a.      Input nama siswa
b.      Jika nama siswa sama dengan “x”:
Jika Ya: penghitungan selesai langsung ke 5
Jika Tidak maka ke langkah c.
c.       Input Nilai QUIS, UTS, dan UAS
d.      Menghitung nilai akhir
e.       Jika Nilai akhir kurang dari 55:
1)      Ya :
a)      Keterangan adalah “Tidak Lulus”
b)      Cetak (nama, nilai akhir, dan keterangan)
c)      Total Tidak Lulus bertambah satu orang
2)      Tidak: Ke langkah f
f.        Jika nilai akhir antara 55 hingga 60
1)      Ya :
a)      Keterangan adalah “D”
b)      Cetak (nama, nilai akhir, dan keterangan)
c)      Total Nilai D bertambah satu orang
2)      Tidak: Ke langkah g
g.      Jika Nilai akhir antara 60 hingga 70
1)      Ya :
a)      Keterangan adalah “C”
b)      Cetak (nama, nilai akhir, dan keterangan)
c)      Total Nilai C bertambah satu orang
2)      Tidak: Ke langkah h
h.      Jika nilai akhir antara 70 hingga 80
1)      Ya :
a)      Keterangan adalah “B”
b)      Cetak (nama, nilai akhir, dan keterangan)
c)      Total Nilai B bertambah satu orang
2)      Tidak: Ke langkah i
i.        Lainnya
1)      Maka keterangan adalah “A”
2)      Cetak (Nama, Nilai akhir, Keterangan)
3)      Total nilai A bertambah satu orang
5.      Menyatakan bahwa Jumlah Siswa adalah jumlah dari total nilai A+ total nilai B+ total nilai C + total nilai D+ Tidak Lulus
6.      Cetak  Jumlah Siswa
7.      Selesai
4.     Flowchart
Would you like to draw it for me?
5.     Python Code
Do exercise!
Exercise
1.      Buat Flowchart dari pola pikir yang sudah diuraikan di atas.
2.      Buat kode python-nya berdasarkan pola pikir dan flowchart.
Hint
Gunakan fungsi while dan if dalam kode python-nya.
Boleh menggunakan fungsi break. 
“Fungsi Break adalah fungsi untuk meng-cut program dibawahnya”. Jika fungsi break itu terletak di dalam fungsi while, maka jika setelah program berjalan dan memenuhi kondisi tertentu yang mana itu merupakan syarat untuk terjadinya break maka program di bawah break tidak akan dieksekusi melainkan akan keluar dari fungsi while dan menuju eksekusi code di luar dan di bawah while.