Definisi Kata “Acuh” yang Salah Kaprah

Nggak ngerti lagi gue sama orang-orang Indonesia, lagi-lagi salah kaprah. Mungkin bukan Orang Indonesia kali ya kalau nggak salah kaprah. Kali ini salah kaprah dalam penggunaan kata “acuh”. Sepertinya sudah menjadi persepsi umum bahwa kata “acuh” itu maknanya “tidak peduli”. Banyak sekali kata “acuh” berada dalam kalimat yang arti kata “acuh” dalam kalimat itu adalah tidak peduli.

Coba deh kalian buka KBBI, lalu cari arti kata “acuh”. Oh ada yang nggak tau juga apa itu KBBI? Okeh, itu singkatan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bagi yang nggak punya kamus, cukup nanya aja sama Prof. Google.com, masukkan kata kunci “arti kata acuh”. Atau langsung buka artikata.com lalu search “acuh”. Apa yang kalian temukan di sana akan berbanding terbalik dengan persepsi kalian tentang arti kata “acuh” yang telah kalian pahami selama ini. Nah lo!

Persepsi makna kata “acuh” yang salah kaprah ini semakin menjadi-jadi setelah muncul beberapa lirik lagu yang menggunakan kata “acuh” dengan persepsi makna “tidak peduli”. Sebut saja lagunya D’Masiv yang judulnya Cinta Ini Membunuhku, dalam liriknya ada penggunaan kata “acuh” yang salah kaprah dalam pemaknaannya. Ada lagi lagunya Geisha yang judulnya Lumpuhkan Ingatanku.

Okeh, jadi apa yang kalian temukan dari makna kata “acuh” setelah membuka KBBI atau artikata.com? Menurut KBBI, kata “acuh” berarti “peduli”. Gue ulang, menurut KBBI, kata “acuh” berarti “PEDULI”. “Mengacuhkan” berarti “mempedulikan”. “Tak acuh” baru berarti “tidak peduli”.

Semoga kalian tidak salah kaprah lagi.